Skip to main content

Babi Ngepet

 Pengajar Besar Pendidikan Bahasa Jawa dalam Fakultas Bahasa & Sastra (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Suwardi Endraswara, pada bukunya Dunia Hantu Orang Jawa memaparkan mitos setempat ini menjadi penjelmaan berdasarkan seorang yg memakai ilmu hitam pesugihan menggunakan cara membarui dirinya buat ad interim sebagai babi siluman sebagai akibatnya bisa menggunakan gampang melakukan pencurian. Asian Folklore Studies terbitan Asian Folklore Institute memaparkan bahwa konsep perubahan insan ke hewan ini serupa menggunakan konsep werewolf pada Barat.


Mitos menceritakan bahwa tindakan pesugihan ini dilakukan hanya dalam malam hari eksklusif & sang 2 orang, umumnya sepasang suami istri menggunakan suami menjadi tuan yg akan sebagai babi & istri menjadi pembantunya. Tindakan ini didahului menggunakan puasa beberapa hari sebelumnya. Tindakan ini pula disertai sesaji yg terdiri atas kembang setaman, minyak wangi, kopi pahit, jajan pasar, kemenyan atau setanggi & darah ayam cemani, dan dilengkapi menggunakan baskom berisi air yg pada tengahnya ditaruh sebatang lilin atau lampu minyak kecil (senthir).butuh rujukan

Tindakan dimulai menggunakan si tuan akan membungkus dirinya menggunakan kain hitam sebagai akibatnya secara ajaib berubah bentuk sebagai seekor babi. Si Babi Ngepet ini lalu akan keliling kampung menggunakan hati-hati supaya nir terlihat orang buat mencuri. Hanya menggunakan menggesekkan tubuhnya ke dinding tempat tinggal , maka uang & perhiasan pemilik tempat tinggal  secara ajaib akan terambil. Sebelum fajar tiba, Si Babi Ngepet akan pergi ke tempat tinggal  & berubah bentuk balik  sebagai insan, menggunakan kain hitamnya terisi uang & perhiasan yg dicuri.

Sementara si pembantu bertugas buat permanen tinggal pada tempat tinggal  menjaga barah lilin atau lampu wajib  permanen menyala selama si tuan bertindak. apabila nyala lilin atau lampu bergoyang atau meredup, itu mengindikasikan bahwa si tuan pada bahaya, contohnya tepergok & dikejar orang. Dalam syarat ini, si pembantu wajib  mematikan lilin atau lampu tadi supaya si tuan bisa segera berubah bentuk balik  sebagai insan & menghilang balik  ke tempat tinggal  menggunakan selamat. Jika si pembantu lalai, maka si tuan mungkin tertangkap atau bahkan terbunuh & lilin atau lampu akan padam menggunakan sendirinya.

Asal usul

Mitos menceritakan bahwa bahwa siluman babi ini asal berdasarkan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Pelaku yg ingin menguasai ilmu hitam pesugihan ini beserta istrinya akan tiba ke gunung menemui kuncen. Setelah mereka menyerahkan sesajen & uang mahar & menyatakan siap menanggung segala akibatnya, maka kuncen akan mempertemukan mereka menggunakan siluman babi. Si pelaku akan menciptakan perjanjian menyerahkan tumbal nyawa berdasarkan kerabat dekat yg disayangi, umumnya anaknya sendiri. apabila janji ini nir dipenuhi, maka nyawa si pelaku sendiri yg akan sebagai gantinya. Setelah itu si pelaku akan memakan kotoran berdasarkan siluman babi kemudian kuncen akan menaruh petunjuk dan indera kerja berupa sebuah kain hitam ghaib.

Berita

Pada 26 April 2021, beberapa orang pada RT 02, RW 04, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok menangkap seekor babi yg diduga adalah babi ngepet. Mereka mengaku telah mengintai babi tadi semenjak sebulan sebelumnya. Dalam sebuah video, seseorang laki-laki  terlihat memakai pengeras bunyi buat berkata bahwa babi tadi awalnya ukuran lebih besar. Babi tadi akhirnya dipenggal dalam siang hari 27 April 2021 buat menghindari kerumuman & dikubur pada loka pemakaman umum.Polisi mengungkapkan bahwa babi yg ditangkap tadi merupakan babi hutan biasa yg ukuran kecil. Pada 29 Aoril, polisi menangkap ustadz menggunakan nama Adam Ibrahim menjadi tersangka atas dasar pelanggaran pasal 14 UU No. 1 tahun 1946. Ia mengaku merancang masalah tadi beserta menggunakan delapan orang lainnya & babi yg ditangkap adalah output pembelian daring seharga Rp 900.000.






Comments

Popular posts from this blog

Kisah Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya, Harganya Rp 7.000 Semangkuk

  YOGYAKARTA ,- Mi ayam tentu tidak asing di telinga masyarakat. Di Yogyakarta, warung mi ayam cukup mudah ditemukan dengan berbagai kekhasan rasa dan variasinya. Salah satunya adalah warung makan Bakso Mi Ayam "Telolet" di Jalan Moses Gatotkaca, Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman. Selain namanya unik, yang berbeda adalah penjual mi ayam ini seorang perempuan asal Belanda, bernama Charlotte Peeters. Baca juga: Gara-gara Fortuner, Anak Gugat Ibu Kandungnya, Berikan atau Bayar Sewa Rp 200 Juta Selain memasak mi ayam, perempuan kelahiran Belanda ini juga mengantarkan pesanan ke pembelinya. Ia pun sangat ramah dan murah senyum kepada siapa pun. Selain itu, Charlotte Peeters juga mahir berbahasa Indonesia. Charlotte Peeters menceritakan, dirinya dan suami Arya Andika Widyadana memang memiliki usaha di bidang pariwisata. Namun, saat ini sepi karena pandemi Covid-19. "Kami harus mencari pemasukan yang lain untuk bisa survive," ujar Charlotte Peeters saat ditemui di warung...

Puisi Fadli Zon Berjudul Negeri di Tepi Jurang Disambut Prokontra Warganet

 JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menulis puisi berjudul "Negeri di Tepi Jurang". Puisi tersebut dipostingnya di lini masa akun Twitternya. Dalam puisi itu, Fadli menuliskan tentang kisah negeri yang sedang berada di tepi jurang akibat berbagai persoalan di antaranya pandemi, utang dan berbagai bencana yang terjadi. Puisi yang ditulisnya pada Rabu (20/1/2021) hari ini ditutup dengan doa meminta kepada Allah SWT untuk menyelamatkan negeri dan rakyat. Berikut isi puisinya: NEGERI DI TEPI JURANG Apalagi yang mau kita katakan Kata-kata berujung bui Apalagi yang mau kita suarakan Suara-suara berkabung sunyi Apalagi yang mau kita lakukan Semua dilarung tirani Negeri di tepi jurang Dililit utang terus menjulang Wabah pandemi mengoyak bumi ketimpangan makin tinggi bencana dimana-mana di darat di laut di udara Negeri di tepi jurang Dijangkiti kebohongan kebencian kemunafikan Negeri di tepi jurang Dilanda kesombongan kebengisan penindasan Ya Allah Selamatkan negeri ini Sel...

WNI Jadi Komponen Cadangan Militer, Kemenhan Targetkan 25 Ribu Pendaftar Milenial

 JAKARTA, KOMPAS.TV - Kedaulatan wilayah tanah air kini tak hanya bergantung pada personel militer darat, laut dan udara. Warga sipil juga dapat dikerahkan saat negara dinyatakan darurat militer. Saat ini, pemerintah resmi memberlakukan peraturan pemerintah yang mengatur komponen cadangan pertahanan dari kalangan sipil pada 12 Januari 2021. Dalam pasar 87 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021, disebutkan bahwa dalam hal seluruh atau sebagian wilayah NKRI dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang, Presiden dapat menyatakan mobilisasi. Syarat perekrutan warga sipil ke dalam komponen cadangan pertahanan, salah satunya berusia 18 hingga 35 tahun. Target perekrutan mencapai 25 ribu personel yang akan didukung pelatihan dasar militer selama 3 bulan. Potensi pertahanan Indonesia termasuk aspek komponen cadangannya, kini berada di peringkat 16 dunia dan merajai potensi warga sipil yang dinilai layak perang. Dari dua negara terdekat, Singapura tercaatat memiliki potensi komponen c...